Satgas Damai Cartenz membekuk dua orang jaringan pemasok amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Karubate, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. (Dok. Satgas Damai Cartenz)
Dua orang terduga jaringan KKB ditangkap di Kampung Karubate, Distrik Muara,
Mereka yakni Erek Enumbi alias Udara dan Hugon Gire alias Yemiter Murip.
Dari keduanya, Hugon Gire tertangkap tangan membawa amunisi yang menurut rencana akan diserahkan kepada KKB pimpinan Ternus Enumbi alias Tesko, salah satu kelompok aktif di wilayah Puncak Jaya.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan penangkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menutup jalur suplai senjata KKB.
“Dari tangan pelaku kami menyita enam butir amunisi kaliber 9 mm, dua butir amunisi kaliber 7,62 mm, empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu tas selempang, satu kantong plastik biru, dua lembar daun pisang, serta satu unit telepon genggam merek Tecno Spark,” kata Faizal dalam rilis pers diterima Teibun-Papua.com, Selasa (30/9/2025).
Ia menambahkan, pihaknya masih mendalami asal-usul amunisi tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.https://www.youtube.com/embed/EF3gMgKNhWU?enablejsapi=1&origin=https://www.tribunnews.com
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut upaya menutup akses logistik KKB akan terus dilakukan.
“Setiap rantai pemasok senjata dan amunisi ke KKB akan kami tindak tegas. Kami juga mengimbau masyarakat, apabila menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke aparat kepolisian. Jangan takut, percayakan sepenuhnya kepada kami,” ujarnya.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi pukulan telak bagi KKB di Puncak Jaya. Dengan terputusnya suplai amunisi, ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah pegunungan tengah semakin terjepit.
Satgas Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan operasi berlapis untuk menekan ruang gerak KKB, tidak hanya di Puncak Jaya, tetapi juga di seluruh wilayah rawan di Papua Pegunungan. (*)