Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Yohana Wonar ketika wawancara, Jumat, (29/8/2025). Tahun ini pihaknya akan mengadakan 10 ribu ekor bibit ayam petelur untuk dibagikan kepada masyarakat atau pembudidaya ayam petelur.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Biak Numfor, Yohana Wonar, menyampaikan bahwa pada tahun 2025 pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk program budidaya ayam petelur.
Dinas itu akan melakukan pengadaan 10 ribu ekor bibit ayam petelur untuk dibagikan kepada penerima manfaat Orang Asli Papua (OAP), yang merupakan pengusaha peternak ayam petelur di Biak.
Bantuan diberikan dalam bentuk Day Old Chick (DOC) atau anak ayam umur sehari. Menurut Yohana, kebijakan ini dilakukan karena adanya efisiensi anggaran. Meski demikian, bantuan yang akan diberikan tidak hanya berupa DOC, tetapi juga dilengkapi dengan pakan mulai dari masa pertumbuhan hingga persiapan produksi.
“Harapan kami, UMKM terutama peternak ayam petelur ini dapat mempertahankan swasembada telur di Biak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 43.000 siswa di Biak,” ujar Yohana saat ditemui di Biak, Jumat (29/8/2025)
Program ini tidak hanya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi telur masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi peningkatan kapasitas usaha peternak lokal. Dengan modal awal berupa bantuan DOC dan pakan, peternak diharapkan mampu mengembangkan usaha secara mandiri.
Yohana menegaskan, pemerintah daerah melalui DPKP akan terus melakukan pendampingan terhadap peternak, termasuk monitoring perkembangan usaha.
stikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan menjadi stimulan bagi masyarakat, bukan hanya sesaat tetapi berkesinambungan,” katanya
Dengan dukungan program ini, Biak Numfor diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat lokal, khususnya bagi peternak Orang Asli Papua.(*)
