Modul pembelajaran bahaya HIV/AIDS untuk seluruh sekolah-sekolah di Papua Tengah selesai.
Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Papua Tengah, Freny Anouw di Kantor KPA, Jalan Mandala Nabire, Rabu (12/11/2025), mengatakan modul ini telah disusun sejak Agustus 2025.
KPA mereka mempercepat penyelesaian modul ini karena angka HIV/AIDS terkonfirmasi di Papua Tengah sudah 23.535 kasus.
Modul ini akan digunakan sebagai materi pembelajaran di sekolah-sekolah.
"Supaya para siswa bisa memahami apa itu bahaya daripada HIV/AIDS," ujarnya.
Menurut Freny modul ini akan diterapkan 2026 dan akan dimulai dari Nabire.
Sementara perwakilan tim teknis penyusunan modul dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Maura mengatakan, modul ini disusun sesuai format kurikulum yang fokus akan bahaya HIV/AIDS.
"Kami berharap, modul ini menjadi strategis untuk membangun generasi muda Papua Tengah yang sehat, dan berwawasan inklusif terhadap isu HIV/AIDS," ujarnya.(*)
