Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat memberi sambutan saat pelaksanaan launching program SSH di SD Inpres Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu, (15/11/2025). Meki mengatakan, SSH merupakan sistem pendidikan yang mengharuskan siswa untuk terus berada di sekolah dari pagi hingga sore hari. A-A+
Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) gagasan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mulai diterapkan di SD Inpres Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
Meki mengatakan, SSH merupakan sistem pendidikan yang mengharuskan siswa untuk terus berada di sekolah dari pagi hingga sore hari.
SSH juga tidak hanya untuk belajar akademik, tapi juga pembinaan karakter, kreativitas dan keterampilan.
Meki bilang, tujuan SSH untuk meningkatkan kualitas pendidikan terutama di daerah 3T.
Selama program ini diterapkan, akan ada berbagai kegiatan tambahan yang dilakukan.
"Seperti penyediaan makanan bergizi dan pengembangan minat serta bakat di bidang seni, olahraga, dan lainnya," kata Meki dalam rilis pers yang diperoleh TribunPapuaTengah.com, Sabtu, (15/11/2025).https://www.youtube.com/embed/D4oC0l7C-rE?enablejsapi=1&origin=https://www.tribunnews.com
Selain itu Meki bilang, secara aturan, SD, SMP dan SMA itu milik kabupaten bukan provinsi.
"Tapi kami harus intervensi karena generasi penerus masa depan Papua Tengah lebih penting," katanya.
Ke depan, lanjut Meki, SSH akan diterapkan seluruh Papua Tengah.
"Hal ini perlu kita buat untuk negeri ini karena pendidikan merupakan, pilar utama pembangunan di seluruh dunia," tandasnya.
Meki mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pengembangan sektor pendidikan di provinsi ini.
"Besok harus lebih baik dari hari ini melalui kesuksesan anak-anak kita kedepan," pungkasnya. (*)
